Jakarta, PAUD & Dikmas. Presiden Joko Widodo mewanti-wanti jajarannya agar menggunakan anggaran yang ada sebagaimana mestinya, serta meminta agar dilakukan tindakan pencegahan dan tindakan tegas diberikan bagi para penyalahguna anggaran, saat rapat kabinet paripurna di Istana Negara Jakarta. Selasa (4/4)
"Jangan ditawar-tawar lagi, pastikan bahwa seluruh APBN kita ini bebas dari korupsi. Lakukan pencegahan di kementerian dan lembaga masing-masing. Jangan ragu-ragu untuk bertindak keras dan tegas terhadap uang yang berada di APBN kita", ujar Presiden Joko Widodo.
Oleh sebab itu, Presiden meminta para menteri untuk hadir langsung di lapangan dan memeriksa dengan detail program-program kerja di kementeriannya. Utamanya untuk mengawal dan memastikan program-program pemerintah yang terkait dengan Nawacita dapat diselesaikan pada 2018 ini.
"Jangan hanya diserahkan ke eselon I, eselon II, atau bahkan eselon III. Tolong semua menteri periksa sendiri, kawal sendiri program yang ada di kementerian secara detail. Jangan terjebak rutinitas," ia menegaskan.
Mengenai Pagu Indikatif RAPBN 2018 dengan volume belanja Negara yang akan mencapai diatas Rp2.200 triliun, Presiden menegaskan agar fokus dan perhatian harus betul-betul diarahkan untuk mencapai target-target pembangunan. (Tim Warta/MHF/KS/Sumber: www.setneg.go.id)